Kumpulan Video Pendek Ustadz Felix Siauw 2018 di Instagram

Ustadz Felix Siauw, siapa sih yang ga tau beliau? Namanya sudah menyebar luas di negara ini. Beliau lahir di Palembang, Sumatera Selatan. Pada tanggal 31 Januari 1984. Menariknya,  beliau ini adalah seorang mualaf yang beretnis campuran Tionghoa, sangat jarang sekali orang seperti dirinya. Ustadz Felix Siauw menjadi seorang mualaf semenjak masa kuliahnya.

Seperti yang sudah kita ketahui, beliau ini sangat populer di dunia sosial media. Bagaimana tidak? Jika dilihat dari followernya, di instagram sudah mencapai 1,7 juta. Bahkan di twitter hampir 3 juta. Dengan cara bicara dan penyampaiyannya yang sangat nyaman didengar juga dilihat, itulah salah satu alasan beliau menjadi populer.

Berikut adalah kumpulan video pendek Ustadz Felix Siauw dalam instagramnya.

Tak Tahu Syatiat Islam

Artikel Terkait: rukun iman

  • Bagian 1 -Tak Tahu Syariat Islam
  • Bagian 2 -Tak Tahu Syariat Islam

Caption Ustadz Felix Siauw: Mudah-mudahan dalam video ini ada kebaikan, sekedar pengingat bagi yang melampaui batasan.

Narasi Dan Gerombolan Yang Sama

Caption Ustadz Felix Siauw: Tentang “narasi” yang diusung oleh “gerombolan” yang ingin menghapus Islam dari Indonesia

Selengkapnya di channel YouTube saya, semoga bermanfaat.

Orang Lain Juga Membaca: nama malaikat dan tugasnya

Khilafah Ajaran Islam

Caption Ustadz Felix Siauw: Khilafah Ajaran Islam

Seberapapun mereka ingin untuk menampik, menafikkan, mengklaim bahwa Khilafah itu bukan bagian dari Islam, tetap saja dimana-mana bisa disaksikan peninggalannya, di kitab-kitab tertinggal bahasannya oleh para ulama.

Meski tak termaktub secara langsung dalam Al-Qur’an, tapi hadits Nabi sudah memaknainya, bahwasanya Khilafah adalah sistem yang Nabi isyaratkan untuk “mengurusi” urusan ummat, untuk menjaga ummat melaksanakan syariat dan ketaatan.

Bermula dari Madinah, Kufah, Damaskus, Baghdad, Kairo, hingga Istanbul, semerbak peradaban Islam tak mampu dibendung. Bahkan Islam di Indonesia pun berasal dari kerja para penguasa Islam di Utsmani, terhubung mesra sejak masa Sultan Mehmed I, Mehmed II, hingga Khalifah Murad IV.

Khilafah menaungi dan melindungi ummat dari ganasnya penjajahan, khususnya tanah Palestina yang mati-matian dijarah zionis. Khilafah pula yang memberikan bantuan pada Aceh menghadapi perongrong Belanda dan VOCnya saat itu.

Secara historis dan normatif, Khilafah tentu punya akar yang dalam. Secara empiris apalagi, kita melihat bahwa sulit hampir tak mungkin Kitabullah dan Sunnah diterapkan bila tidak dalam sistem Khilafah layaknya sediakala.

Tapi golongan yang itu-itu saja, narasi mereka termasuk memberi label negatif pada Khilafah, tebar hoax agar manusia menyangka Khilafah itu soal bunuh dan teror sebagaimana ISIS, Khilafah itu nb radikal, dan sadis.

Namun siapapun yang berakal akan menandai, mereka yang getol menolak dan mengkriminalisasi Khilafah, adalah mereka yang sama berbaris membela penista agama, mendukung kaumnya Nabi Luth, pembela konde nusantara, pro pada kriminalisasi ulama dan Aksi Bela Islam, mereka sama.

Bila komunisme saja katanya boleh dipelajari, mengapa Khilafah tidak? Bila kapitalisme bebas diajarkan, mengapa Khilafah yang berdasar Kitabullah dan Sunnah dilarang? Apakah mungkin para penguasa ini takut akan keindahan dan cahaya?

Sejarah mencatat, dulu di dunia internasional, sebelum PD1 Inggris sangat takut dengan keberadaan Khilafah. Saat Nusantara dijajah, Belanda sangat takut dan melarang Khilafah disebut-sebut, bisa jadi ini yang terjadi pada penguasa kini.

Video selengkapnya, cek YouTube kami.

Baca Juga: perbedaan qruban dan aqiqah

2 Tipe Wanita

Caption Ustadz Felix Siauw: Pisang Goreng Atau Lapis Legit

Terkisah dua makanan yang mewakili dua tipe wanita di dunia, pisang goreng dan lapis legit. Keduanya sama-sama bisa dimakan namun berbeda nasib sebab pilihannya.

Yang satu mudah dibuat, pun bahannya murah, dimana-mana bisa ditemukan di penjuru Nusantara, tak sampai satu jam sudah bisa dibuat dan dinikmati, harga terjangkau.

Yang membeli pun bisa siapa saja, yang jelas mereka mau pisang goreng terbaik, yang masih panas dan tidak terlalu keras, untuk itu perlu diraba dan ditekan sebelum beli.

Penjualnya pun tak menyoalkan, bila yang diraba dan ditekan 10 buah tapi yang dibli hanya dua, itupun dengan hutang. Dikira besok-besok bisa dibayar tetapi gagal bayar.

Lain lagi lapis legit, bahannya mahal, dan membuatnya perlu kesabaran tersendiri. Tak semua ibu-ibu Nusantara mampu membuatnya, sebab alat-alatnya pun banyak.

Perlu mixer untuk mengaduk adonan hingga mengembang, perlu oven dan loyang untuk memanggang. Selapis demi selapis dituang, perlu waktu lama, panas berkeringat dan susah.

Tapi lihat hasilnya. Pisang goreng dijual di pinggiran, sementara lapis legit dipajang di swalayan. Harganya jauh berbeda, profil pembelinya pun lebih berkelas yang lapis legit.

Cara membeli lapis legit tidak melibatkan meraba dan menekan, sebab semuanya di kotak, manapun diambil sama saja sebab sudah dilabel halal, dijamin pabrikan.

Diambil sekotak, lalu dibayar di kasir, tunai tak pakai hutang, diberikan plastik cantik pembungkus. Sesampai di rumah, dibuka dipotong, disajikan lalu dimakan. Sempurna.

Buat Muslimah, sekarang pilihan ada pada Anda, mau jadi pisang goreng atau lapis legit? Asal tahu saja, mereka yang punya selera, seperti saya, memilih lapis legit.

Note, nama makanan hanya contoh, tidak untuk mendiskredit makanan manapun, hehehe..

Artikel Populer: tanda tanda kiamat

Al-Qur’an adalah Kamaullah

Caption Ustadz Felix Siauw: Tentang Al-Qur’an adalah Kalamullah, sebab ia berasal dari Allah hingga tidak layak Al-Qur’an distandarisasi dengan standar manusia seperti karya fiksi.

Selengkapnya bisa cek di channel YouTube saya di >> https://youtu.be/_bMwJr9TA0g

Semoga manfaat dan ada kebaikan yang bisa diambil dari pengingat ini, utamanya bagi saya pribadi.

Baca Juga: perbedaan zakat fitrah dan zakat mal

Dakwah Jangan Baper

Caption Ustadz Felix Siauw: Dakwah Jangan Baper

Begitu mudah kita merasa tersinggung, tersanjung, atau bahkan merasa sakit hati, tinggi diri, dan semua itu gara-gara manusia. Semua dibawa perasaan.

Padahal dakwah tidak ada urusannya sama sekali dengan manusia, dakwah itu perintah Allah, tentang agama Allah, mencari ridha Allah.

Lalu mengapa kita masih membiarkan manusia mengambil alih? Mengapa kita masih menyisakan sebagian hati dan pikiran kita untuk respons manusia?

Manusia tak memberi pahala satu sama lain, pun tak bisa menentukan yang lain akan disiksa. Cukup kita pahami Al-Qur’an dan As-Sunnah, kuatkan dalil, indahkan akhlaq, luruskan lisan, lalu berdakwahlah.

Adapun manusia, takkan pernah puas sebagian mereka dengan dakwah yang kita lakukan, sebab mereka pikir yang tahu hanya mereka dan yang lain selalu salah.

Ada pula manusia yang telinga mereka tersumbat dari kebenaran, marah saat menerima kebaikan, lisan dan pikirannya dipenuhi nyinyir dan sumir, tak perlu risau, ini jalan dakwah.

Ingat-ingat, bagi mereka yang mengharapkan ridha Allah, maka penilaian manusia harus segera dikeluarkan dari hitungan dakwah, hanya kepada Allah kita berharap.

Pada titik itu, pujian dan cacian rasanya sama, semata lisan manusia. Yang penting kita masih bisa berdakwah, yang penting kita masih bisa taat pada Allah.

Jangan menyandarkan amal pada manusia karena itu sia-sia, sungguh jawab yang paling baik pada tiap-tiap yang meragukan dirimu adalah karya. Maka berkaryalah dalam dakwah, berkarya karena Allah.

Gambar Ustadz Felix Siauw

Gambar Ustadz Felix Siauw
Gambar Ustadz Felix Siauw

Itulah kumpulan video pendek Ustadz Felix Siauw dalam instagramnya, semoga bermanfaat.

Artikel Populer:

> Kumpulan doa mustajab

> doa iftitah

Dan jangan lupa, selipkanlah nama Ustadz Felix Siauw dalam doa-doa kita, agar beliau diistiqomahkan dalam menyebarkan agama islam dan matinya dalam keadaan husnul khatimah. Sekian dulu ya, mungkin akan dilanjut lain kali. Silahkan share agar tidak hanya kita yang mendapatkan manfaatnya. Sumber: Akun Instagram Ustadz Felix Siauw (@felixsiauw).

Yakin Ngga Mau Komen?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: