Sifat Sifat Allah. 20 Sifat Wajib, Mustahil, dan Jaiz. Beserta Dalilnya.

Iman kepada Allah SWT merupakan sebuah dasar pondasi dalam agama Islam, Karena itulah hal ini menjadi nomer satu dalam rukun iman. Sebagai umat islam kita wajib menyakini dalam hati bahwa memang benar akan keberadaanya. Sifat sifat allah, terbagi menjadi 3. Yaitu 20 sifat wajib allah, 20 sifat mustahil allah, dan sifat jaiz allah. Maka dari itu untuk meningkatkan keimanan kita, kita harus mengenal lebih dalam tentang hal tersebut.

Pengertian Iman Kepada Allah

Menurut istilah yaitu membenarkan dengan hati, lalu mengucapkan dengan lisan, juga mengamalkannya dengan tindakan atau perbuatan, itulah pengertian singkatnya. Secara bahasa iman itu sendiri berarti percaya.

Dengan demikian pengertian iman kepada Allah itu ada 3 poin inti. Yaitu pertama membenarkan dengan sepenuh hati bahwa Allah itu memang benar-benar ada dengan semua sifat sifatnya. Yang kedua mengakui itu dengan pengucapan lisan, dan yang ketiga membuktikannya dengan melakukan amal perbuatan yang baik secara nyata.

Artikel Terkait: rukun iman

Jadi, seseorang dapat dikatakan sebagai mukmin (orang yang beriman) sempurna apabila memenuhi ketiga unsur keimanan di atas. Apabila hati seseorang percaya atas keberadaan Allah SWT secara yakin. Tetapi tidak lantunkan dengan lisan dan disertakan dengan perbuatan amal baik, maka orang tersebut belum termasuk sebagai golongan orang yang beriman kepada Allah SWT secara sempurna. Sebab, ketiga poin keimanan kepada Allah SWT itu merupakan satu kesatuan yang utuh dan tidak dapat dipisahkan.

Beriman kepada Allah adalah kebutuhan yang sangat mendasar bagi setiap seorang. Allah telah memerintahkan kepada hambanya agar beriman kepada-Nya, sebagaimana firman Allah yang artinya:

Firman Iman Kepada Allah, An Nisa : 136
Firman Iman Kepada Allah, An Nisa : 136

Baca Juga: qada dan qadar

Ayat di atas memberikan penjelasan bahwa jija kita tidak mau ikut aturan Allah, maka kita akan mengalami kesesatan yang nyata, baik di dunia maupun di akhirat. Orang-orang yang sesat itu pasti tidak akan merasakan ketenangan dan kebahagiaan dalam hidupnya. Oleh karena itu, beriman kepada Allah sesungguhnya adalah untuk kebaikan kita sebagai manusia itu sendiri.

ngertian iman kepada allah
sumber: syahida

4 Unsur Iman Kepada Allah

Jadi, ada 4 unsur didalam beriman kepada Allah  :

  1. Mempercayai atas wujud (keberadaan) Allah.
  2. Mempercayai atas keesaan Allah dalam rububiyah.
  3. Mempercayai atas keesaan Allah dalam uluhiyah.
  4. Dan, Percaya terhadap asma’ wa shifat (nama-nama dan sifat-Nya).
4 unsur iman kepada allah
sumber: gambarcoloring

Artikel Populer:

> nama nama nabi

> perbedaan nabi dan rasul

Sifat Sifat Allah

Sifat-sifat Allah adalah sifat sempurna yang yang tidak terhingga bagi Allah. Kita sebagai muslim hukumnya wajib untuk mempercayai bahwa terdapat sifat kesempurnaan yang tidak terhingga bagi Allah. Oleh karena itu marilah kita mengetahui 20 sifat wajib bagi allah, juga 20 sifat mustahil bagi Allah, dan sifat jaiz-Nya juga. Perlu diketahui bahwa 20 sifat mustahil bagi allah. itu adalah lawan dari 20 sifat mustahil bagi Allah.

20 sfat allah
sumber: seruni

20 Sifat Wajib Allah

  1. Wujud (Ada)
  2. Qidam (Terdahulu)
  3. Baqa’ (Kekal)
  4. Mukhoolafatul lil hawaadist (Berbeda)
  5. Qiyamuhu Binafsih (Berdiri Sendiri)
  6. Wahdaniyah (Tunggal)
  7. Qudrat (Berkuasa)
  8. Irodat (Berkehendak)
  9. Ilmun (Mengetahui)
  10. Hayat (Hidup)
  11. Sama’ (Mendengar)
  12. Bashar (Melihat)
  13. Kalam (Berfirman)
  14. Qoodirun (Berkuasa)
  15. Muriidun (Berkehendak)
  16. AAlimun (Mengetahui)
  17. Hayyun (Hidup)
  18. Samii’un (Mendengar)
  19. Bashiirun (Melihat)
  20. Mutakallimun (Berbicara)

Berikut dalil dan penjelasannya:

Wujud (Ada)

Sifat wajib Allah SWT yang pertama adalah wujud yang aritinya ada. Maksudnya yaitu Allah SWT itu dzat yang pasti ada. Dia berdiri sendiri, dan tidak diciptakan oleh siapapun, serta tidak ada Tuhan selain Allah SWT.“Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku“ (QS. Thaha: 14).

Qidam (Terdahulu)

Sifat wajib Allah SWT yang kedua adalah sifat qidam yang memiliki arti terdahulu. Allah SWT ada dari sebelum segala sesuatu diciptakan olehnya, dan tidak ada pendahulu sebelumnya. Allah SWT juga lah yang menciptakan segala sesuatu.“Dialah Yang Awal dan Yang Akhir, Yang Zhahir dan Yang Bathin, dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS.Al-Hadid: 3).

Baqa’ (Kekal)

Yang ketiga yaitu baqa’, artinya adalah kekal. Maksudnya Tidak akan mati, punah apalagi binasa, karena Allah SWT itu maha kekal. Dia akan selalu tetap ada selama-lamanya.“Dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan” ( QS. Ar-Rahman :27 ).

Mukhoolafatul lil hawaadist (Berbeda)

Yang keempat adalah mukhoolafatul lil hawaadist artinya berbeda dengan makluk ciptaanya. Banyak sekali makluk ciptan Allah SWT, dari kita manusia sampai makhluk-makhluk yang tidak terlihat oleh mata kita. Tetapi tidak ada satupun makluk yang menyerupai Allah SWT.Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.” (QS. Al-Ikhlas: 4).

Qiyamuhu Binafsih (Berdiri Sendiri)

Yang kelima adalah qiyamuhu binafsih, yang berarti berdiri sendiri. Sama sekali tidak berketergantungan oleh siapapun dala segala hal, apalagi membutuhkan petolongan, itulah sifat Allah SWT.Bahkan, jika seluruh umat manusia ini tidak ada yang beriman atau beribadah kepada Allah SWT, dia tidak akan merasa kerugian sekecilpun. Subhanallah.“Dan barangsiapa yang berjihad, Maka Sesungguhnya jihadnya itu adalah untuk dirinya sendiri. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya (Tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.” (Qs. Al-Ankabuut :  ).

Wahdaniyah (Tunggal)

Selanjutnya adalah sifat wahdaniyah yang memiliki arti esa atau tunggal. Jadi, Allah SWT hanya ada satu dan tidak ada sekutu baginya.“Dia-lah Allah, yang Maha Esa” (QS. Al-Ikhlas: 1).

Qudrat (Berkuasa)

Qudrat yang berarti bekuasa. Maksudnya Allah SWT itu maha berkuasa atas segala sesuatu yang dikendakinya.“Sekiranya ada di langit dan di bumi Tuhan-tuhan selain Allah, tentulah keduanya itu telah rusak binasa. Maka Maha Suci Allah yang mempunyai ‘Arsy daripada apa yang mereka sifatkan.” (QS. Al-Anbiya: 22).

Irodat (Berkehendak)

Sifat berikutnya ialah irodat yang memiliki arti berkehendak. Maksudnya Allah SWT maha berkehendak atas segala sesuatu, dan sangat berhak menentukan segala sesuatu tersebut. Apabila Allah SWT sudah berkehendak, maka pasti akan terjadilah.“Maha Kuasa berbuat apa yang dikehendaki-Nya.” (Qs. Al-Buruuj : 16).

Ilmun (Mengetahui)

Ilmu yang berarti  mengetahui adalah sifat Allah SWT yang selanjutnya. Maksudnya Allah SWT amat sangat tahu atas segala apapun yang ada dimanapun.Jikalau kita bersembunyi dan tidak ada satu orangpun yang tahu, sesungguhnya Allah SWT sangat mengetahuinya dengan jelas.Dan jika kita memabndingkan ilmu Allah SWT, amat sangat tidak bisa dibandingkan. Karena semua ilmu yang dimiliki manusia di dunia ini, amat sangat tidak ada apa-apanya jiga dibandingkan dengan ilmu Allah SWT. Serta segala ilmu yang baik itu berasal dari Allah SWT.“Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya.” (QS. Qaf: 16).

Hayat (Hidup)

Hayat artinya Hidup, yakni bahwa Allah Maha Hidup.“Dan bertawakkallah kepada Allah yang hidup (kekal) Yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memuji-Nya.” (QS. Al-Furqon: 58).

Sama’ (Mendengar)

Allah Maha Mendengar. Baik yang diucapkan ataupun yang disembunyikan dalam hati, Allah mengetahui. Pendengaran Allah Ta’ala meliputi segala sesuatu.“Dan Allah-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Maidah: 76).

Bashar (Melihat)

Bashar artinya melihat. Maksudnya Allah itu Maha Melihat segala sesuatu. Pengelihatan Allah tidak terbatas, Dia mengetahui apa-apa yang terjadi di dunia ini. Walaupun hanya sehelai daun yang jatuh.“Dan Allah Maha Melihat atas apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Hujarat: 18).

Kalam (Berfirman)

Allah itu berfirman. Dia bisa berbicara atau berkata-kata secara sempurna tanpa bantuan dari apapun. Terbukti dari adanya firmanNya dalam kitab-kitab yang diturunkan lewat para nabi. Salah satu Nabi yang pernah berbicara langsung dengan Allah Ta’ala adalah Nabi Musa ‘alaihissalam.“Dan tatkala Musa datang untuk (munajat dengan Kami) pada waktu yang telah Kami tentukan dan Tuhan telah berfirman (langsung) kepadanya.”  (QS. Al-A’raf: 143).

Qoodirun (Berkuasa)

Qadiran berarti berkuasa. Allah itu Maha Kuasa atas segala sesuatu.“Hampir kilat itu menyambar penglihatan mereka. Setiap kali sinaran itu menyinari mereka, mereka berjalan di bawah sinar itu, dan bila gelap menimpa mereka, mereka berhenti. Jikalau Allah menghendaki, niscaya Dia melenyapkan pendengaran dan penglihatan mereka. Sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu.” (QS. Al-Baqarah: 20).

Muriidun (Berkehendak)

Allah Maha Berkendak atas segala sesuatu. Bila Allah sudah menakdirkan suatu perkara maka tidak ada yang bisa menolak kehendakNya.”Mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain). Sesungguhnya Tuhanmu Maha Pelaksana terhadap apa yang Dia kehendaki.” (QS.Hud: 107).

AAlimun (Mengetahui)

Artinya Maha mengetahui. Dalilnya sama dengan dalil sifat Ilmu.

Hayyun (Hidup)

Hayyan berarti hidup. Allah Maha hidup. Tidak mungkin bagi Allah Ta’ala untuk binasa. Dia selalu mengawasi hamba-hambaNya, tidak pernah lengah ataupun tidur.Dan bertawakkallah kepada Allah Yang Hidup, yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memuji-Nya. Dan cukuplah Dia Maha Mengetahui dosa hamba-hamba-Nya.” (QS. Al-Furqon: 58).

Samii’un (Mendengar)

Samii’un berarti bahwa Allah Maha Mendengar. Dalilnya sama dengan sifat “sama”.Allah melihat semua perbuatan hamba. Oleh karena itu orang yang beriman harus menjaga tingkah laku dan perbuatannya dari perbuatan buruk atau maksiat.

Bashiirun (Melihat)

Bashiirun berarti bahwa Allah Maha Melihat. dalilnya sama dengan dalil sifat “Bashor”

Mutakallimun (Berbicara)

Mutakallimun berarti bahwa Allah maha berbicara. Dalilnya sama dengan sifat ”kalam”.

20 sifat wajib allah
sumber: kalimantanpers

20 Sifat Mustahil Allah

  1. Adam (tiada).
  2. Huduts (ada yang mendahului).
  3. Fana (berakhir).
  4. Mumatsalatu lil hawaditsi (ada yang menyamai).
  5. Ihtiyaju lighairihi (memerlukan yang lain).
  6. Ta’adud (berbilang).
  7. Ajzun (lemah).
  8. Karahah (terpaksa).
  9. Jahlun (bodoh).
  10. Mautun (mati).
  11. Shamamun (tuli).
  12. Ama (buta).
  13. Bakamun (bisu).
  14. Kaunuhu ‘ajiyan (dzat yang lemah).
  15. Kaunuhu karihan (dzat yang terpaksa).
  16. Kaunuhu jahilan (dzat yang sangat bodoh).
  17. Mayyitan (dzat yang mati).
  18. Kaunuhu ashamma (dzat yang tuli).
  19. Kaunuhu ‘ama (dzat yang buta).
  20. Kaunuhu abkama (dzat yang bisu).
tabel 20 sifat allah, wajib dan mustahil.
tabel 20 sifat allah, wajib dan mustahil.
20 sifat mustahil allah
sumber: gambar keren

Artikel Populer: perbedaan zakat dan sedekah

Sifat Jaiz Allah

Selain memiliki sifat wajib dan sifat mustahil yang wajib diyakini dan diimani oleh setiap umat islam. Allah SWT juga memiliki sifat jaiz.

Sifat jaiz ALLAH SWT hanya ada satu saja yaitu fi’lu kulli mumkinin au tarkuhu.

Sifat Jaiz Bagi Allah SWT adalah sifat yang mungkin boleh dimiliki dan boleh tidak dimiliki oleh Allah SWT. maksudnya disini boleh melakukannya atau meninggalkannya. Allah sangat berkuasa untuk membuat sesuatu atau tidak membuatnya.

Seperti yang telah dijelaskan diatas sifat Jaiz Allah SWT hanya ada satu yaitu fi’lu kulli mumkinin au tarkuhu, artinya  Allah itu berwenang untuk menciptakan dan berbuat sesuatu atau tidak sesuai dengan kehendak-Nya. Sifat ini menegaskan bahwa Allah SWT hak penuh untuk melaksanakan sesuatu sesuai kehendaknya tanpa ada paksaan. tidak ada satupun di dunia ini yang bisa memaksa Allah SWT dengan cara apapun karena terjadinya sesuatu atau tidak terjadinya sesuatu mutlak ada pada kekuasaan Allah SWT.

Intinya adalah Allah SWT maha berkuasa atas segala sesuatu yang terjadi dan Allah SWT berhak dan berwenang untuk melakukan sesuatu karena dialah Tuhan yang maha kuasa atas segala sesuatunya.

Dan Tuhanmu menjadikan dan memilih barang siapa apa yang dikehendaki-Nya.(Al-Qashash: 68)

sifat jaiz allah
sumber: seputarkotablora

Baca Juga: perbedaan zakat fitrah dan zakat mal

Hikmah Beriman Kepada Allah

Hati Menjadi Tenang.
Salah satu hikmah beriman kepada Allah ialah tenang nya hati, hati menjadi tidak mudah goyah oleh ajakan nafsu jahat atau orang yang menyesatkan. (Lihat Surah Ar Ra’d ayat 28)
Mendapat Bimbingan dari Allah SWT

Orang yang beriman kepada Allah SWT akan mendapatkan bimbingan dari-Nya, sehingga insyaAllah apa yang dilakukan oleh orang beriman tersebut ialah berbagai macam perbuatan terpuji dan baik.

Mempunyai Rasa Kasih Sayang Yang Tinggi.
Hikmah beriman kepada Allah dapat membuat diri mengingat orang lain, seperti anak yatim, fakir miskin, dan menghargai sesama muslim dan orang lain. Alhasil sikap, kasih sayang, jiwa sosial orang yang beriman kepada Allah sangat tinggi.

Dikarenakan orang beriman akan mempunyai jiwa rendah hati, sering melakukan amal saleh, menyayangi semua makhluk ciptaan Allah SWT, karena tidak ada satupun ciptaan-Nya yang sia-sia.

4. Diampuni Dosanya dan Mendapat Pahala Besar.

Orang-orang dijamin akan diampuni dosanya dan memperoleh pahala yang besar karena ketaatan dan kepatuhan terhadap perintah dan larangan Allah SWT ketika berada di dunia. (Lihat Surah Al Maidah Ayat 9)

5. Diberi Kemudahan Hidup.
Orang beriman diberi kemudahan dalam mencapai tujuan hidup, terutama bagi orang yang berpedoman kepada Al-Qur’an dan Hadits.

6. Tidak Akan Musyrik.
Dengan mengetahui kebesaran dan keagungan Allah SWT, tidak mungkin seorang yang beriman akan berubah menjadi musyrik. Kecuali Allah berkehendak.

7. Rasa Syukur Bertambah.
Allah SWT yang menciptakan segalanya, memberi nikmat yang sangat besar kepada kita. Sudah sangat sepantasnya jika kita terus dan semakin bersyukur atas segala karunia yang telah Allah berikan.

8. Ketaatan Kepada Allah Bertambah.
Perintah dan larangan Allah SWT akan mudah dibedakan oleh seorang mukmin, dan apabila manusia patuh maka hasilnya hati akan selalu ingat kepada Allah.

9. Mendapat Kebahagiaan Sesungguhnya.
Beriman dengan sungguh-sungguh kepada Sang Pencipta Segalanya membuat hati manusia yang beriman kepada Allah tenteram dan membuat manusia merasakan kebahagiaan yang sesungguhnya. Berada lurus di jalan yang diridhoi oleh Allah SWT.

Orang Lain Juga Membaca: doa iftitah yang benar

Itulah tadi tentang sifat sifat allah, 20 sifat wajib allah, 20 sifat mustahil allah, dan sifat jaiz allah. Semoga setelah membaca artikel ini membuat iman kita bertambah, terutama iman kepada Allah SWT.

Yakin Ngga Mau Komen?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: