Perbedaan Nabi Dan Rasul (Wajib Diketahui Umat Muslim)

Mendengar sebutan Nabi dan Rasul, tentunya sudah tidak asing lagi ditelinga kita. Karena memang hal ini sudah seringkali kita dengar sejak SD. Namun masih banyak diantara kita yang tidak tahu akan perbedaan Nabi dan Rasul. Nah untuk itu, pada kesempatan kali ini kami akan mengulas secara lengkap mengenai perbedaan Nabi dan Rasul.

Perlu anda ketahui banyak sekali hal yang membedakan antara Nabi dan Rasul, dari segi definisi Nabi dan Rasul juga sudah berbeda. Masih banyak lagi hal yang membedakan antara Nabi dan Rasul, bagi anda yang mungkin masih bingung untuk membedakannya. Jangan khawatir, dibawah ini akan kami jelaskan secara lengkap perbedaan Nabi dan Rasul. Untuk itu pastikan bahwa anda menyimaknya dengan baik.

Perbedaan Nabi Dan Rasul

Menurut Ibnu Abil Izz al Hanfi, bahwa perbedaan Nabi dan Rasul terletak pada pengertiannya yaitu seseorang yang diberikan wahyu atau perintah dari Allah ST untuk menyampaikan kepada orang lain disebut dengan Nabi dan Rasul. Tapi lain halnya seseorang yang diberikan wahyu atau perintah dari Allah dan tidak menyampaikan kepada orang lain, maka disebut dengan Nabi bukan seorang Rasul.

Karena memang setiap Rasul adalah Nabi, tapi tidak semua Nabi bisa disebut seorang Rasul. Selain itu seorang Rasul, biasanya diutus untuk kaum yang belum beriman. Namun seorang Nabi diutus untuk kaum yang sudah beriman. Biasanya jumlah Nabi sangat banyak, dan jumlah Rasul lebih sedikit dibandingkan dengan Nabi. Nah untuk lebih jelasnya lagi akan kami uraikan dalam pembahasan dibawah ini.

Setiap Rasul adalah Nabi, tapi tidak semua Nabi adalah Rasul.

Gambar-Persamaan-jug-Perbedaan-Nabi-dan-Rasul
Gambar-Perumpamaan-Nabi-dan-Rasul (Sumber: minangsunnah.blogspot.com)

Tingkatan Jenjang Nabi Dan Rasul

Untuk tingkatannya sendiri, seorang Rasul lebih tinggi dan utama derjadnya dibandingkan dengan seorang Nabi. Karena memang tugas dari Rasul sendiri terbilang cukup berat, dimana seorang Rasul harus menyampaikan wahyu yang diberikan oleh Allah SWT kepada umatnya. Selain itu seorang Rasul harus membimbing umatnya untuk kembali lagi ke jalan yang benar.

Utusan Nabi Dan Rasul Pertama

Perbedaan Nabi dan Rasul selanjutnya yaitu dilihat dari segi utusan Nabi dan Rasul yang pertama. Nabi yang pertama kali diutus oleh Allah SWT yaitu Nabi Adam Alaihissalam, sedangkan untuk Rasul yang pertama kali diutus oleh Allah SWT dalam membimbing umatnya yaitu Nabi Nuh Alaihissalam. Dimana Nabi Nuh diutus untuk membimbing kaumnya agar beriman kepada Allah SWT.

Gambar-bedanya-Nabi-dan-Rasul
Gambar-bedanya-Nabi-dan-Rasul (Sumber: slideshare.net)

Jumlah Nabi Dan Rasul

Seperti yang sudah kami singgung diatas, jika jumlah Nabi lebih banyak dibandingkan dengan Rasul. Dimana banyak yang berpendapat bahwa jumlah Nabi dan Rasul yaitu 25, tapi berdasarkan H.R Tirmidzi menyebutkan bahwa jumlah Nabi yaitu sebanyak 124.000. Sedangkan untuk jumlah Rasul itu sendiri yaitu sebanyak 313.

Penyampaiaan Wahyu Dan Syariat

Perbedaan Nabi dan Rasul berikutnya yaitu berdasarkan penyampaian wahyu dan syariat. Seorang Nabi adalah manusia yang diutus oleh Allah SWT untuk digunakan dirinya sendiri, sedangkan seorang Rasul adalah seseorang yang menerima wahyu dari Allah SWT untuk disampaikan kepada umatnya. Selain itu seorang Nabi biasanya menerima wahyu hanya melalui mimpi.

Lain halnya seorang Rasul yang menerima wahyu secara langsung dari Allah SWT, baik melalui mimpi atau melalui malaikat yang sudah diutus oleh Allah SWT secara langsung. Untuk masalah syariat yaitu seorang Nabi hanya meneruskan dan menguatkan syariat dari Rasul sebelumnya. Tapi seorang Rasul diutus langsung untuk membawa syariat baru agar beriman kepada Allah SWT.

Gambar-Pengertian-Perbedaan-Rasul-dan-Nabi
Gambar-Pengertian-Perbedaan-Rasul-dan-Nabi (Sumber: slideshare.net)

Keselamatan Dari Percobaan Pembunuhan

Yang dimaksud dengan keselamatan disini yaitu terhindar dari percobaan pembunuhan, karena memang pada saat Nabi dan Rasul sudah tidak perlu dielakan lagi sebuah peperangan. Menurut sejarah, bahwa ada seorang Nabi yang pernah dibunuh oleh kaumnya sendiri. Sedangkan semua Rasul yang sudah diutus oleh Allah SWT diberikan keselamatan dari berbagai macam bentuk percobaan pembunuhan.

Tugas Nabi Dan Rasul Allah SWT

Seperti yang sudah kami sebutkan diatas, jika tugas dari Nabi yaitu menguatkan dan meneruskan apa yang sudah diajarkan oleh Rasul sebelumnya. Lain halnya dengan Rasul yang diutus oleh Allah SWT untuk setiap umat manusia. Dan Rasul Allah yang paling akhir dan membawa selamat untuk umatnya di dunia dan akhirat yaitu Nabi Muhammad SAW.

Pada dasarnya tugas seorang Rasul yaitu sama, berikut beberapa tugas dari seorang Rasul : mengesakan dan mentauhidkan umatnya untuk beriman kepada Allah SWT, memberikan kabar gembira dan peringatan untuk umatnya, meluruskan pemikiran yang menyimpan seperti syirik, dan menyebarkan serta menyampaikan wahyu yang sudah diberikan oleh Allah SWT.

Gambar-Makam-Rasulullah-SAW
Gambar-Makam-Rasulullah-SAW (Sumber: mysharing.co)

Pengertian Nabi Dan Rasul

Untuk pengertian Nabi sendiri dalam Bahasa arab yaitu berasal dari kata Naba, yang bisa diartikan sebagai seseorang yang sudah diberi wahyu oleh Allah SWT dan diperintahkan untuk menyampaikan wahyu tersebut kepada umatnya. Namun seorang Nabi biasanya diperintahkan untuk menyampaikan wahyu kepada umat yang sudah beriman.

Sedangkan untuk pengertian Rasul yaitu dalam Bahasa arab berasal dari kata Irsal yang artinya membimbing atau memberikan arahan. Sehingga bisa artikan sebagai seorang Nabi yang diberikan wahyu oleh Allah SWT untuk diperintahkan menyampaikan wahyu tersebut kepada umatnya, serta mengarahkan ke jalan yang benar. Karena seorang Rasul diutus untuk kaum yang belum beriman.

Gambar-Pengertian-Jumlah-Tugas-Nabi-dan-Rasul
Sumber: cache-graphicslib.viator.com

Persamaan Nabi dan Rasul

Inilah 10 persamaan Nabi dan Rasul:

  1. orang yg terpilih
  2. laki-laki
  3. menerima wahyu dari Allah
  4. ta’at kepada Allah
  5. memiliki sifat terpuji
  6. amanah
  7. shiddiq
  8. rajin ibadah
  9. dapat dijadikan teladan
  10. selalu menghindari perbuatan tercelah

Nabi Dan Rasul Adalah Laki-laki Yang Merdeka

Seorang Nabi dan Rasul adalah dari golongan kaum laki-laki yang merdeka dan bukan budak. Seperti yang kita ketahui tidak ada satupun Nabi dan Rasul yang berasal dari kalangan wanita. Hal tersebut sudah ada dalam Q.S Al-Anbiya ayat 7. Dimana dalam surah tersebut sudah ditegaskan bahwa tidak ada satupun Nabi dan Rasul yang berasal dari kalangan wanita.

Gambar-Makam-Nabi-Ibrihim-AS-dan-Kabah
Gambar-Makam-Nabi-Ibrihim-AS-dan-Kabah (Sumber: kabarmakkah.com)

Perbedaan Nabi Dan Rasul Secara Umum

Jika dalam pembahasan diatas, memberikan penjelasan lengkap mengenai perbedaan Nabi dan Rasul. Maka bisa ditarik kesimpulan dari perbedaan Nabi dan Rasul secara umum yaitu sebagai berikut:

Perbedaan Nabi Rasul
Tujuan Seorang Nabi adalah seseorang yang menerima wahyu dari Allah SWT untuk dirinya sendiri. Seorang Rasul menerima wahyu dari Allah SWT untuk disampaikan kepada umatnya.
Tugas Tugasnya untuk meneruskan dan melanjutkan ajaran dari Rasul sebelumnya. Diutus untuk membawa syariat yang baru.
Sasaran Nabi diutus untuk kaum yang sudah beriman. Rasul diutus untuk kaum yang belum beriman atau masih kafir.
Pertama Nabi yang pertama kali diutus yaitu Nabi Adam A.S Rasul yang pertama kali menerima wahyu dari Allah SWT yaitu Nuh A.S
Jumlah Jumlah Nabi lebih banyak dibandingkan dengan Rasul yaitu 124.000. Jumlah Rasul lebih sedikit dibandingkan dengan Nabi.
Wahyu  

Nabi hanya mendapatkan wahyu melalui mimpi.

.Rasul bisa menerima wahyu melalui mimpi atau dari malaikat secara langsung
7 Setiap Rasul adalah Nabi, tapi tidak semua Nabi adalah Rasul. Semua Rasul adalah Nabi
8 Ada Nabi yang dibunuh oleh kaumnya. Semua Rasul yang diutus oleh Allah SWT selalu dihindarkan dari percobaan pembunuhan.

 

Gambar-Perbedaan-Nabi-dan-Rasul-min
Gambar-Perbedaan-Nabi-dan-Rasul (Sumber: babakbelur.com)

Demikian ulasan lengkap mengenai perbedaan Nabi dan Rasul, semoga apa yang sudah kami uraikan diatas bisa bermanfaat untuk anda. Khususnya bagi anda yang masih bingung penjelasan lengkap mengenai Nabi dan Rasul.

Yakin Ngga Mau Komen?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: