Kitab Kitab Allah (Zabur, Taurat, Injil, dan Al quran)+Cara Mengimaninya

Kitab Allah adalah kitab-kitab yang diturunkan Allah kepada Nabi atau Rasul. Dalam Al-Qur’an tidak disebut jumlah serta nama kitab Allah. Kita menhetahui jumlah dan nama kitab berdasarkan Al-Qur’an dan Hadits Nabi Muhammad SAW.

Sebagai orang yang beriman, kita wajib mempercayai dan meyakini bahwa Allah telah menurunkan kitab-kitab-Nya kepada para nabi dan rasul. Percaya kepada kitab-kitab Allah termasuk salah satu rukun iman.

Pengertian Kitab dan Shuf

Kitab (Bahasa Arab: كتاب الله, Kitabullāh) yaitu kumpulan wahyu Allah yang disampaikan kepada para rasul untuk diajarkan kepada manusia sebagai petunjuk dan pedoman hidup.

Suhuf yaitu wahyu Allah yang disampaikan kepada rasul, tetapi masih berupa lembaran-lembaran yang terpisah.

Baca juga: 6 Rukun Iman Lengkap dengan Pengertian dan Penjelasannya!

Ada persamaan dan perbedaan antara kitab dan suhuf.

  • Persamaan : Kitab dan suhuf sama-sama wahyu dari Allah.
  • Perbedaan : Isi kitab lebih lengkap daripada isi suhuf, kitab dibukukan sedangkan suhuf tidak dibukukan.
Gambar pengertian shuf dan kitab kitab allah
sumber: damasgate

Iman Kepada Kitab Allah

pengertian iman kepada kitab allah beriman kepada kitab allah

Iman secara etimologi berasal dari bahasa arab amana-yu’minu-imanan yang  artinya percaya.

Baca juga: Sifat Sifat Allah. 20 Sifat Wajib, Mustahil, dan Jaiz. Beserta Dalilnya.

Menurut istilah Iman adalah pembenaran dalam hati, diikrarkan dengan lisan dan dibuktikan

dengan amal perbuatan. Begitu pula dengan kitab yang berasal dari bahasa Arab kataba-yaktubu-kitaban yang artinya buku ,tulisan, ketetapan, surah kiriman dan  hukum (peraturan).

Dalam memahami kitab suci dibagi menjadi dua kategori:

  1. Kitab Suci Samawi , yaitu kitab suci yang bersumber dari wahyu atau firman Allah SWT yang disampaikan melalui Malaikat Jibril kepada rasul yang dipilihNya.
  2. Kitab suci Ardi yaitu kitab suci yang bersumber dari hasil perenungan para tokoh agama , dan bukan yang bersumber dari wahyu atau firman Allah SWT.

Dari pengertian di atas secara terminology iman kepada kitab-kitab Allah adalah

mempercayai dan meyakini bahwa Allah SWT telah menurunkan kitab-kitabnya kepada para Rasulnya agar kitab-kitabnya itu dijadikan sebagai pedoman hidup (way of life) umat manusia agar mereka memperoleh kebahagiaan dunia dan akhirat.

Gambar cara beriman kepada kitab kitab allah
sumber: quran-nusantara

Kitab Kitab Allah

Berikut ini adalah 4 kitab kitab Allah.

No Nama Kitab Nabi/Rasul penerimanya Bahasa Ditujukan Kepada
1 Taurat Musa AS Ibrani Kaum Bani Israil
2 Zabur Daud AS Qibti Kaum Bani Israil
3 Injil Isa AS Suryani/Ibrani Kaum Bani Israil
4 Al Qur’an Muhammad SAW Arab Semua umat manusia dan jin
Gambar Iman Kepada Kitab Allah
Gambar 4 Kitab Allah. -foskismkn3buduran2017

Kitab Zabur (Nabi Daud AS)

Kitab zabur adalah nama kitab suci yang diberikan kepada Nabi Dawud AS. Zabur berasal dari kata zabara-yazburu-zabran yang berarti menulis. Bahasa yang digunakan Kitab Zabur adalah bahasa Qibti. Kitab zabur berisi 150 surah seperti yang dikutip Ali AS-Sabuni dalam kitab Safwah At-Tafasir juz 1 halaman 320.

kitab zabur disebut juga dalam bahasa arab dengan mazmur dan jamaknya mazamur, yang berisi 150 nyanyian yang disenandungkan Nabi Dawud as dengan mengungkapkan semua pengalaman yang dialami pada masa hidupnya seperti dosa, kejatuhan, pengampunan dosa, suka cita atas kemenangannya terhadap musuh allah dan kemulian Allah SWT.

Nabi Dawud AS menyatakan bahwa inti sari kitab taurat yang berupa sepuluh perintah tetap menjadi pedoman hidupnya, meskipun Allah menurunkan kitab Zabur kepadanya.

Sesungguhnya Kami telah memberikan wahyu kepadamu sebagaimana Kami telah memberikan wahyu kepada Nuh dan nabi-nabi yang kemudiannya, dan Kami telah memberikan wahyu (pula) kepada Ibrahim, Isma’il, Ishak, Ya’qub dan anak cucunya, Isa, Ayyub, Yunus, Harun dan Sulaiman. dan Kami berikan Zabur kepada Daud. (QS. Anisa 163)

Dalam kitab zabur tidak ditemukan pembahasan tentang hukum, karena masih mengikuti dan meneruskan syariat serta hukum terdahulu pada Nabi Musa as. Isi kandungan Kitab zabur adalah:

  1. Ajaran Tauhid (mengesakan Allah SWT)
  2. Kata-kata hikmah
  3. Nasihat-nasihat kebaikan
Gambar Kitab Zabur Nabi Daud AS
sumber: infodakwahislam

Kitab Taurat (Nabi Musa AS)

Kitab taurat yang dalam bahasa ibrani disebut thora adalah kitab suci yang diturunkan Allah SWT kepada Nabi Musa AS. Untuk membimbing kaumnya Bani Israil. Jadi Kitab Taurat menggunakan bahasa Ibrani.

Kitab taurat adalah salah satu dari tiga komponen yaitu thora, nabiin dan khetubi’in. 3 komponen ini terdapat dalam kitab suci agama yahudi yang disebut Biblia (Al-Kitab)

Orang-orang Kristen menyebutnya Old Testament (Perjanjian Lama).

Dalam Kitab Taurat ini ada yang berisi kisah keluarnya Bani Israil dari penindasan (Fir’aun) di Mesir dibawah pimpinan Nabi Musa AS. Kitab ini juga menceritakan keberadaaan Nabi Musa di padang Tiah (semenanjung Sinai) selama 40 tahun untuk berdoa kepada Yahwe (Allah Yang Maha Esa). Dalam doanya Allah menurunkan sepuluh perintah (ten commandments)

Dalam doanya Allah menurunkan sepuluh perintah, berikut adalah 10 poin tersebut :

  1. Hormati dan cintai satu Allah.
  2. Sebutlah nama Allah dengan hormat.
  3. Kuduskanlah hari Tuhan (hari sabat, yaitu hari ke-7 setelah bekerja enam hari dalam seminggu).
  4. Hormati ibu dan bapakmu.
  5. Jangan membunuh.
  6. Jangan bercabul.
  7. Jangan mencuri.
  8. Jangan berdusta.
  9. Jangan ingin berbuat cabul.
  10. Jangan ingin memiliki barang orang lain dengan cara yang tidak halal.

Berikut contoh ajaran Taurat :

Artinya : “Hai anak Adam! Aku menciptakan engkau, supaya engkau beribadah kapada-Ku, maka janganlah engkau main-main.”

Isi kandungan kitab-kitab Taurat:

  1. Ajaran Tauhid (mengesakan Allah).
  2. Nasehat-nasehat kebaikan.
  3. Hukum-hukum syariah.
  4. Kisah dan sejarah nabi nabi terdahulu.
Gambar Kitab Taurat Asli Nabi Mus AS
sumber: dialog-islamkristen

Kitab Injil (Nabi Isa AS)

Injil adalah kitab yang diturunkan kepada Nabi Isa AS. Binti Maryam. Kitab ini pada intinya berisi ajakan kepada umat Nabi Isa AS. untuk hidup dengan zuhud yaitu menjahui kerakusan dan ketamakam duniawi.

Hal itu bertujuan untuk meluruskan pandangan orang- orang yahudi yang bersifat materialistis. Dan Kitab Injil menggunakan bahasa Suryani .

Dia Isa berkata: “Sesungguhnya aku hamba Allah. Dia memberiku Kitab Injil dan Dia menjadikan aku seorang Nabi.” (QS. Maryam 30).

Kitab Injil yang ada sekarang berbeda dengan kitab Injil asli yang diturunkan Allah kepada Nabi Isa AS.

Dalam bentuknya yang sekarang ada sejumlah pengikut Nabi Isa sa yang memasukakan karanganya kedalam kitab Injil. Mereka adalah Matius, Markus, Lukas dan Yahya. Karena itu Injil tersebut dinamakan sesuai pengarangnya yaitu Injil Matius, Injil Markus, Injil Lukas dan Injil Yahya.

Kemudian Kami iringi di belakang mereka dengan Rasul-rasul Kami dan Kami iringi (pula) dengan Isa putra Maryam, dan Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang-orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang. dan mereka mengada-adakan rahbaniyyah. Padahal Kami tidak mewajibkannya kepada mereka tetapi (mereka sendirilah yang mengada-adakannya) untuk mencari keridhaan Allah, lalu mereka tidak memeliharanya dengan pemeliharaan yang semestinya. Maka Kami berikan kepada orang-orang yang beriman di antara mereka pahalanya dan banyak di antara mereka orang-orang fasik.( QS. Al-Hadid 27).

Diantara kitab injil ada yang isinya tidak bertentangan dengan Al-Quran yaitu Injil Barnabas tetapi injil ini ditolak oleh umat Nasrani,adapun ajaran Injil Barnabas adalah :

Yesus tidak disalib yang disalib sebenarnya ialah Yudas Iskariat yang telah diserupakan oleh Tuhan(rupa dan suaranya).Yesus sendiri naik ke langit bersama malaikat.

Yesus bukan anak Allah,bukan pula tuhan,tetapi sebagai rasul Allah.

Messias (ratu adil atau juru selamat) atau al-masih yamg dinanti-nantikan, bukanlah Yesus,tetapi Muhammad SAW, Nabi dan Rasul Allah yang terakhir.

Putra Ibrahim yang akan disembelih adalah Ismail, bukan Ishaq,seperti yang ada pada perjanjian lama yang ada sekarang.

Isi yang terkandung dalam kitab Injil:

  1. Ajaran Tauhid (MengEsakan Allah SWT).
  2. Hukum-hukum syariah.
  3. Nasihat-nasihat kebaikan.
  4. Sejarah nabi-nabi terdahulu.
Gambar Kitab Injil Asli Nabi Isa AS
sumber: kitabkunoinjilbarnabas

Kitab Al Quran (Nabi Muhammad SAW)

Al Quran adalah kitab suci umat Islam yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW, sebagai nabi terakhir, dinamakan Al Quran karena sebagai kitab suci yang wajib dibaca, dipelajari dan merupakan ajaran-ajaran wahyu terbaik.

Al-Quran adalah kitab terakhir dan penyempurna dari kitab-kitab sebelumnya. Lihat QS . Almaidah : 48 ( sudah dihafalkan).

Al Quran pertama kali diturunkan kepada Rasulullah SAW ketika beliau sedang bertafakur digua hira pada tanggal 17 Ramadan bertepatan dengan tanggal 6 Agustus 632 M sejak itu, tanggal 17 Ramadhan diperingati sebagai nuzulul quran oleh umat Islam sedunia.

Al Quran diturunkan secara berangsur angsur selama 22 tahun 2 bulan 22 hari.

Tujuan dIturunkannya Al Quran secara berangsur-angsur adalah:

  1. Agar mudah dimengerti dan dilaksanakan oleh umat Islam.
  2. Lebih mengesankan dan lebih berpengaruh dihati.
  3. Agar lebih mudah dihafalkan.
  4. Memberikan jawaban atas pertanyaan atau panolakan terhadap suatu pendapat atau perbuatan.

Beberapa nama lain dari AL Quran adalah Al-Kitab (ketetapan atau tulisan) lihat Qs. Al Baqarah : 2, Al Furqan (pembeda atau membedakan antara yang hak dan yang batil) lihat Qs Furqan: 1, dan Az Zikr (peringatan bagi umat manusia) lihat Al Hijr ayat 9.

Gambar Al quran Nabi Muhammad SAW
sumber: islamic-wallpaper-collections

Kedudukan Al Quran terhadap kitab-kitab Allah yang lain adalah:

  • Al Quran menghapus (nasakh) kitab-kitab Allah sebelumnya baik dari segi redaksi maupun hokum-hukum yang terkandung dadalamnya.
  • Hukum-hukum yang terdapat dalm kitab-kitab sebelumnya khusus untuk umat saat itu saja. Al Quran adalah sumber memutuskan perkara diantara manusia yang beraneka ragam agama (lihat an Nisa 105)
  • Hukum dalam Al Quran berlaku untuk siapa saja dan kapan saja,sedangkan kitab sebelumnya hanya untuk masa itu saja.
  • Al Quran selalu dijaga kebenaranya oleh Allah SWT (Qs. Hijr, 9)
  • “ Sesungguhnya Kamilah Yang menurunkan Al-Quran dan pasti Kami yang memeliharanya (menjaganya) “
  • Isi Al-Quran lebih lengkap daripada kitab-kitab sebelumnya.
  • Al-Quran sebagai batu ujian terhadap kitab-kitab sebelumnya.

Isi kandungan Al-Quran:

  1. Akidah (Keyakinan).
  2. Syariah (hukum) baik yang berkatan dengan ibadah atau muammalah.
  3. Akhlak (etika).
  4. Kisah-kisah umat terdahulu.
  5. Berita-berita tentang masa yang kan dating (akherat).
  6. Prinsip dan dasar hukum-hukum yang berlaku bagi alam semesta termasuk manusia.

Sikap yang mencerminkan keimanan kepada kitab-kitab Allah

  1. Meyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah SWT menurunkan kitab-kitab kepada para rasul-Nya . Tidak Hanya Al-Quran , tetapi kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya yaitu Taurat, Injil dan Zabur.
  2. Meyakini bahwa semua rasul-rasul  yang diutus ke bumi adalah mengajarkan ajaran pokok yang sama yaitu tauhid atau mengeskan Allah SWT.
  3. Meyakini bahwa Al-Quran adalah kitab suci yang paling terakhir dan paling sempurna dari kitab-kitab sebelumnya dan berlaku sampai hari kiamat.
  4. Membaca kitab suci Al-Quran setiap waktu dan menjadikan sebagai tuntunan dan pedoman hidup.
  5. Memahami makna yang terkandung di dalam Al-Quran agar mampu mengambil pelajaran.
  6. Mengamalkan apa yang disampaikan Al-Quran baik melaksakan perintahNya dan menjauhi Larangan-Nya.

Baca Juga: 10 Nama Malaikat dan Tugasnya Yang Wajib Diketahui Lengkap Dengan Sifatnya.

Hikmah beriman kepada kitab-kitab Allah

  1. Mendapatkan kesempurnaan imandan terbebas dari kesesatan.
  2. Menambah keyakinan kepada Allah SWT telah mengutus para rasulnya untuk menyampaikan risalahnya.
  3. Menjadikan kehidupan manusia di dunia tertata, karena adanya hukum yang bersumber pada kitab suci.
  4. Menambah keyakinan adanya kesamaan visi dan misi para rasul untuk menyampaikan ajaran tauhid atau mengesakan Allah SWT.
  5. Menambah keyakinan bahwa Islam adalah agama penyempurna dari risalah para rasul sebelumnya.
  6. Menambah motivasi dalam beribadah dan menjalankan kewajiban2 agama.
  7. Menambah sikap otimis untuk meraih kesuksesan dunia dan akhirat.
Gambar Hikmah Iman Kepada Kitab Kitab Allah
sumber: quranwallpaper

Cara Beriman Kepada Kitab-Kitab Allah

Cara beriman kepada Kitab-kitab sebelum Al Qur’an:
  1. Meyakini jika kitab-kitab tersebut benar-benar wahyu Allah, bukan karangan dari para rasul.
  2. Meyakini akan kebenaran isinya.
Cara beriman kepada Al Qur’an:
  1. Meyakini jika Al Qur’an itu benar-benar wahyu Allah, bukan karangan dari Nabi Muhammad SAW.
  2. Meyakini jika isi Al Qur’an dijamin kebenarannya, tanpa ada keraguan sedikitpun.
  3. Mempelajari, memahami, dan mencoba menghayati isi dari kandungan Al Qur’an.
  4. Mengamalkan ajaran Al Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: 25 Nama Nama Nabi lengkap dengan Pengertian, Perbedaannya.

Fungsi beriman kepada kitab-kitab Allah SWT

  1. Mempertebal keimanan kepada Allah SWT. Karena banyak hal-hal kehidupan manusia yang tidak dapat dijawab oleh ilmu pengetahuan dan akal manusia, maka kitab-kitab Allah mampu menjawab permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan kehidupan manusia, baik yang nampak maupun yang gaib.
  2. Memperkuat keyakinan seseorang kepada tugas Nabi Muhammad SAW. Karena dengan meyakini kitab-kitab Allah SWT. Maka akan percaya terhadap kebenaran al-Quran dan ajaran yang dibawa oleh nabi Muhammad SAW.
  3. Menambah ilmu pengetahuan. Karena di dalam kitab-kitab Allah, di samping berisi tentang perintah dan larangan Allah, juga menjelaskan tentang pokok-pokok ilmu pengetahuan untuk mendorong manusia mengembangkan dan memperluas wawasan sesuai dengan perkembangan zaman.
  4. Menanamkan sikap toleransi terhadap agama lain. Karena dengan beriman kepada kitab-kitab Allah maka umat Islam akan selalu menghormati dan menghargai orang lain. Hal ini sesuai dengan apa yang dijelaskan dalam al-Quran dan hadits.
Gambar Kitab Kitab Allah SWT
sumber: cahayaislamchannel

Kesimpulan

  1. Iman kepada kitab Allah SWT. adalah rukun iman yang ketiga.
  2. Pengertian Iman kepada kitab Allah SWT adalah meyakini dan membenarkan bahwa Allah SWT telah. menurunkan Wahyu-Nya kepada para Rasul, yang termuat di dalam Kitab-kitabNya.(Taurat, Zabur, Injil dan al-Quran).
  3. Isi pokok dari semua kitab Allah swt ini sama yaitu bertauhid dan mengesakan Allah SWT.
  4. Kitab al-Quran memiliki keistimewaan dibanding kitab yang lainnya, di antara keistimewaan itu adalah, bahwa: – Al-Quran berlaku untuk seluruh umat manusia – Al-Quran terjamin pemeliharaannya sampai akhir zaman.
  5. Fungsi utama beriman kepada kitab Allah SWT adalah sebagai pedoman bagi umat manusia untuk memperoleh kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat.

Itulah tadi seputar tendang 4 kitab kitab Allah. Semoga dengan ini bisa meningkatkan iman kita.

Wallahualam bissawab.

Yakin Ngga Mau Komen?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: